Friday, June 20
Tahukah Kita ?
Kita lahir dengan otak didalam tengkorak kepala kita. Sehingga tidak peduli semiskin apapun kita, kita tetap kaya. Karena tidak akan ada satu orang pun yang bisa mencuri otak kita, pikiran kita dan ide kita. Dan apa yang anda pikiran dalam otak anda jauh lebih berharga dari pada emas dan perhiasan.
Kita lahir dengan 2 mata dan 2 telinga, tapi kita hanya diberi 1 buah mulut. Karena mulut adalah senjata yang sangat tajam, mulut bisa menyakiti, bisa membunuh, bisa mengoda, dan banyak hal lainnya yang tidak menyenangkan. Sehingga ingatlah bicara sesedikit mungkin tapi lihat dan dengarlah sebanyak-banyaknya.
Kita lahir hanya dengan 1 hati jauh didalam tulang iga kita. Mengingatkan kita pada penghargaan dan pemberian cinta diharapkan berasal dari hati kita yang paling dalam. Belajar untuk mencintai dan menikmati betapa kita dicintai tapi jangan pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai kita seperti kita mencintai dia.
Berilah cinta tanpa meminta balasan dan kita akan menemukan cinta yang jauh lebih indah.
Tuesday, June 17
sekali lagi....!!! anak kecil itu ....begitu mengagumkan.
dengan mengenakan sepeda tanpa merasa lelah aku menuju syurga miniku..(TPA). mereka menyambutku dengan senyum dan tawa....bahkan ada yang memelukku. begitu indah.
mereka bak air kesejukan setelah aku seharian bekerja. sapaan manja....keluhan cinta....damai oohh damainya TPAku sabilussalam.
awalnya aku sangat membenci anak kecil. mereka adalah pengganggu, pembuat repot, membuat jengkel, mengganggu kekhusuaan sholat, ... singkatnya mereka adalah pengganggu yang menyebalkan. itulah pemkiran dangkalku kala itu.
namun, pemikiran dangkal itu berubah dengan cepat tatkala aku lahirnya keponakanku...ikhlasul amal namanya. saat kutatap wajahnya yang tiada dosa itu dengan serius....seketika hadir sebuah perasaan damai. kukecup kening dan pipinya adalah kebahagiaanku saat itu. lalu kutimangnya....seolah aku berubah menjadi pahlawan sejati yang menolong orang lemah, seolah pula aku berubah menjadi ayah, seolah pula aku menjadi orang yang damai.
setelah itu aku sadar...bahwa anak adalah amanah agung dari Allah. ia harus dijaga...dirawat...dididik dan dicintai. bahwa anak adalah penyatu cinta kedua orangtua. bahwa anak adalah potret kedamaian.
dan akhirnya...aku berizzah pada diri untuk menjadi salah satu pembantu pengemban amanah agung itu. dengan mengajarinya kebenaran dengan kesabaran, keikhlasan dengan cinta, ketulusan dengan kasih sayang, ilmu pengetahuan agama dengan ilmu yang aku miliki. dan TPA adalah wadah yang paling strategis.
Sunday, June 15
SIROH (Pakaian Rasulullah saw.)
edisi: 13 juni 2008
“Hai anak Adam, pakailah pakaian kalian yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (Al-Araaf: 31).
Sabda Rasulullah saw., “Kenakanlah pakaian berwarna putih, karena warna putih adalah paling suci, dan paling baik, serta kafanilah mayit kalian dengan kain berwarna putih.” (Diriwayatkan An-Nasai dan Al-Hakim yang meng-shahih-kannya).
Al-Barra’ bin Azib ra berkata, “Rasulullah saw. sedang perawakannya. Aku pernah melihat beliau mengenakan pakaian berwarna merah dan aku tidak pernah melihat orang lain yang lebih tampan daripada beliau.” (Diriwayatkan Al-Bukhari).
Mu’adz bin Anas RA berkata: Rasulullah SAW bersabda : “Siapa yang meninggalkan pakaian yang mewah kerana tawadhu’ kepada Allah padahal ia dapat membelinya, Allah akan memanggilnya pada hari kiamat di hadapan sekalian manusia untuk disuruh memilih sendiri pakaian iman yang mana yang ia kehendaki untuk dipakainya.” (Riwayat Tirmidzi)
Asma’ binti Yasid Al-Anshariyah RA berkata: “Adalah lengan baju Rasulullah SAW hanya sampai pergelangan tangan. (Riwayat Abu Daud & Tirmidzi)
Dari Ummu Salamah RA ia berkata: “Pakaian yang amat disukai Rasulullah SAW ialah gamis.” (Riwayat Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi)
created by: risma ukhwatulummah kota metro
Friday, May 23
(untuk engkau...)
beberapa kisah menarik menghiasi hidpuku
kisah itu selalu berkaitan dengan namamu
kisah-demi kisah yang aku alami adalah kenangan indah
kenangan yang tak mudah aku lupakan sepanjang hidupku
aku mengira bahwa aku telah jatu cunta padamu
dan perkiraanku tidak salah
aku telah jatuh cinta padamu
seiring bergantinya waktu yang terus berjalan
hari demi hari yang telah aku lewati dengan hanya merindumu
merenung dan mengingatmu setiap ada kisah yang indah atau sedih
menghayal wajahmu yang tidak begitu cantik
namun manis.... yaa itu menurutku...
keceriaan yang selalu engkau ekspresikan didepan mataku
membuat aku sulit menghilangkan wajahmu dalam mimpiku
engkau tidak begitu anggun....
tapi sebenarnya itulah kelebihanmu
engkau tidak begitu cantik....
tapi itulah kehebatanmu
engkau tidak begitu cerdas....
tapi itulah kekuatanmu
tapi....astaghfirullah.....(robb ampuni aku)
ternyata...
ternyata .... aku kalah
hatiku tidak untukNya lagi...
Dia ku campakkan....aku pergi jauh dari sisiNya...jauuuuh
aku menagis....sedih.....malu......
siapa yang memberi detak jantung ini
siapa yang memberi nafas ini
siapa yang memberi mata, telinga....
siapa yang memberi semua ini....
Dia telah mencintaiku
kenapa aku mencampakkanNya?
robb ampuni aku....
aku lalaiiii...
aku hina...
aku nista...
aku....aku.. hilanggg
hilang cintaku padaNya
hilang penghambaanku padaNya
untuk engkau.....siapakah engkau sesungguhnya?
apakah makhluk yang tercipta untuk menyesatkanku?
apakah bidadari yang tecipta untukku?
atau...lebih dari itu semua>>>>.....
robbi...ampuni aku.
jangan Kau membiarkanku terjebak dalam kesesatan yang besar
aku takut nerakamu rabb.....
tapi aku tak layak kesyurgamu
robbi....aku mohon ridhoMu...
bersihkanlah hatiku
dari kesalahanku...
aku bertaubat...
astaghfirullah....
Tuesday, April 29
RISMA UKHWATUL UMMAH
pada tanggal 25 april2008 kemarin, risma ini baru saja mengadakan bedah buku ayat-ayat cinta, dengan pembedah ust.badarudin. acaranya sangat meriah...sangat ramai.... luar biasa. saya termasuk pengurus disana. para remajanya semuanya haus ilmu. dan setiap minggu selalu mengadakan pengajian rutin. hari jum'at malam sabtu.
subhanallah.....apabila kita menghidupkan rumah allah dengan berbagai acara islami, lebih-lebih yang mengadakan adalah para pemuda dan remaja...insyaallah allah akan menghadiahkan kita syurga...seperti yang telah Dia janjikan.
Tuesday, April 8
Bidadari yang Cantik Jelita
Semuanya itu adalah anugrah dari Alloh Subhanahu wa Ta’ala yang memberikan sifat-sifat terindah kepada mereka, yaitu bidadari-bidadari surga. Alloh Subhanahu wa Ta’ala mensifati wanita-wanita penghuni surga sebagai kawa’ib, jama’ dari ka’ib yang artinya gadis-gadis remaja. Yang memiliki bentuk tubuh yang merupakan bentuk wanita yang paling indah dan pas untuk gadis-gadis remaja. Alloh Subhanahu wa Ta’ala mensifati mereka sebagai bidadari-bidadari, karena kulit mereka yang indah dan putih bersih. Aisyah RadhiAllohu anha pernah berkata: “warna putih adalah separoh keindahan”
Bangsa Arab biasa menyanjung wanita dengan warna puith. Seorang penyair berkata:
Kulitnya putih bersih gairahnya tiada diragukan laksana kijang Makkah yang tidak boleh dijadikan buruan dia menjadi perhatian karena perkataannya lembut Islam menghalanginya untuk mengucapkan perkataan jahatAl-’In jama’ dari aina’, artinya wanita yang matanya lebar, yang berwarna hitam sangat hitam, dan yang berwarna puith sangat putih, bulu matanya panjang dan hitam. Alloh Subhanahu wa Ta’ala mensifati mereka sebagai bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik, yaitu wanita yang menghimpun semua pesona lahir dan batin. Ciptaan dan akhlaknya sempurna, akhlaknya baik dan wajahnya cantk menawan. Alloh Subhanahu wa Ta’ala juga mensifati mereka sebagai wanita-wanita yang suci. Firman Alloh Subhanahu wa Ta’ala, yang artinya: ”Dan untuk mereka di dalamnya ada istri-istri yang suci.” (QS: Al-Baqarah: 25)
Makna dari Firman diatas adalah mereka suci, tidak pernah haid, tidak buang air kecil dan besar serta tidak kentut. Mereka tidak diusik dengan urusan-urusan wanita yang menggangu seperti yang terjadi di dunia. Batin mereka juga suci, tidak cemburu, tidak menyakiti dan tidak jahat.
Alloh Subhanahu wa Ta’ala juga mensifati mereka sebagai wanita-wanita yang dipingit di dalam rumah. Artinya mereka hanya berhias dan bersolek untuk suaminya. Bahkan mereka tidak pernah keluar dari rumah suaminya, tidak melayani kecuali suaminya. Alloh Subhanahu wa Ta’ala juga mensifati mereka sebagai wanita-wanita yang tidak liar pandangannya. Sifat ini lebih sempurna lagi. Oleh karena itu bidadari yang seperti ini diperuntukkan bagi para penghuni dua surga yang tertinggi. Diantara wanita memang ada yang tidak mau memandang suaminya dengan pandangan yang liar, karena cinta dan keridhaanyya, dan dia juga tidak mau memamndang kepada laki-laki selain suaminya, sebagaimana yang dikatakan dalam sebuah syair: Ku tak mau pandanganmu liar ke sekitar jika kau ingin cinta kita selalu mekar.
Di samping keadaan mereka yang dipingit di dalam rumah dan tidak liar pandangannnya, mereka juga merupakan wanita-wanita gadis, bergairah penuh cinta dan sebaya umurnya. Aisyah RadhiAllohu anha, pernah bertanya kepad Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam, yang artinya: “Wahai Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam, andaikata engkau melewati rerumputan yang pernah dijadikan tempat menggembala dan rerumputan yang belum pernah dijadikan tempat menggambala, maka dimanakah engkau menempatkan onta gembalamu?” Beliau menjawab,”Di tempat yang belum dijadikan tempat gembalaan.” (Ditakhrij Muslim) Dengan kata lain, beliau tidak pernah menikahi perawan selain dari Aisyah.
Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam bertanya kepada Jabir yang menikahi seorang janda, yang artinya: ”Mengapa tidak engkau nikahi wanita gadis agar engkau bisa mencandainya dan ia pun mencandaimu?” (Diriwayatkan Asy-Syaikhany)
Sifat bidadari penghuni surga yang lain adalah Al-’Urub, jama’ dari al-arub, artinya mencerminkan rupa yang lemah lembut, sikap yang luwes, perlakuan yang baik terhadap suami dan penuh cinta. Ucapan, tingkah laku dan gerak-geriknya serba halus.
Al-Bukhary berkata di dalam Shahihnya, “Al-’Urub, jama’ dari tirbin. Jika dikatakan, Fulan tirbiyyun”, artinya Fulan berumur sebaya dengan orang yang dimaksudkan. Jadi mereka itu sebaya umurnya, sama-sama masih muda, tidak terlalu muda dan tidak pula tua. Usia mereka adalah usia remaja. Alloh Subhanahu wa Ta’ala menyerupakan mereka dengan mutiara yang terpendam, dengan telur yang terjaga, seperti Yaqut dan Marjan. Mutiara diambil kebeningan, kecemerlangan dan kehalusan sentuhannya. Putih telor yang tersembunyi adalah sesuatu yang tidak pernah dipegang oleh tangan manusia, berwarna puith kekuning-kuningan. Berbeda dengan putih murni yang tidak ada warna kuning atau merehnya. Yaqut dan Marjan diambil keindahan warnanya dan kebeningannya.
Semoga para wanita-wanita di dunia ini mampu memperoleh kedudukan untuk menjadi Bidadari-Bidadari yang lebih mulia dari Bidadari-Bidadari yang tidak pernah hidup di dunia ini. Wallahu A’lam