Showing posts with label 50 KEBIASAAN ORANG-ORANG SUKSES. Show all posts
Showing posts with label 50 KEBIASAAN ORANG-ORANG SUKSES. Show all posts

Thursday, January 13

50 Kebiasaan orang-orang sukses..

Sukses bermula dari mental. Anda bisa saja miskin namun jika Anda yakin bahwa Anda bisa sukses, maka itulah yang akan Anda raih. Demikian juga sebaliknya, jika seseorang terlahir kaya, namun tidak memiliki mental sukses, maka kelak ia pun bisa jatuh melarat.

Tak peduli apa pun yang menjadi profesi kerja Anda sekarang, apakah karyawan rendahan atau bos sekalipun, Anda bisa meraih sukses dengan mengembangkan 50 kebiasaan sukses ini. Namun, ingat juga bahwa ukuran kesuksesan bukanlah uang, melainkan mental puas itu sendiri.

1.Carilah dan temukan kesempatan di mana orang lain saat orang lain gagal menemukannya.

2.Orang sukses melihat masalah sebagai bahan pembelajaran an bukannya kesulitan belaka.

3.Fokus pada solusi, bukan berkubang pada masalah yang ada.

4.Menciptakan jalan suksesnya sendiri dengan pemikiran dan inovasi yang ada.

5.Orang sukses bisa merasa takut, namun mereka kemudian mengendalikan dan mengatasinya.

6.Mereka mengajukan pertanyaan yang tepat, sehingga menegaskan kualitas pikiran dan emosional yang positif.

7.Mereka jarang mengeluh.

8.Mereka tidak menyalahkan orang lain, namun mengambil tanggung jawab atas tindakan mereka.

9.Mereka selalu menemukan cara untuk mengembangkan potensi mereka dan menggunakannya dengan efektif.

10.Mereka sibuk, produktif, dan proaktif, bukan luntang-lantung.


11.Mereka mau menyesuaikan diri dengan sifat dan pemikiran orang lain.

12.Mereka memiliki ambisi atau semangat.

13.Tahu benar apa yang diinginkan.

14.Mereka inovatif dan bukan plagiat.

15.Mereka tidak menunda-nunda apa yang ada.

16.Mereka memiliki prinsip bahwa hidup adalah proses belajar yang tiada henti.

17.Mereka tidak menganggap diri sempurna sehingga sudi belajar dari orang lain.

18.Mereka melakukan apa yang seharusnya, bukan apa yang mereka mau lakukan.

19.Mereka mau mengambil resiko, tapi bukan nekat.

20.Mereka menghadapi dan menyelesaikan masalah dengan segera.



21.Mereka tidak menunggu datangnya keberuntungan, atau kesempatan. Merekalah yang menciptakannya.

22.Mereka bertindak bahkan sebelum disuruh/ diminta.

23.Mereka mampu mengendalikan emosi dan bersikap profesional.

24.Mereka adalah komunikator yang handal.

25.Mereka mempunyai rencana dan berusaha membuatnya menjadi kenyataan.

26.Mereka menjadi luar biasa karena mereka memilih untuk itu.

27.Mereka berhasil melalui masa-masa berat yang biasanya membuat orang lain menyerah.

28.Mereka tahu apa yang penting bagi mereka dan melakukan yang terbaik yang mereka bisa.

29.Mereka memiliki keseimbangan. Mereka tahu bahwa uang hanya alat, bukan segalanya.

30.Mereka paham betul pentingnya disiplin dan pengendalian diri.

31.Mereka merasa aman karena mereka tahu mereka berharga.

32.Mereka juga murah hati dan baik hati.

33.Mereka mau mengakui kesalahan dan tidak segan untuk minta maaf.

34.Mereka mau beradaptasi dengan perubahan.

35.Mereka menjaga kesehatan dan performa tubuh.

36.Mereka rajin.

37.Ulet

38.Mereka terbuka dan mau menerima masukan dari orang lain.

39.Mereka tetap bahagia saat menghadapi pasang surut kehidupan.

40.Mereka tidak bergaul dengan orang-orang yang salah/ merusak.

41.Mereka tidak membuang waktu dan energi emosional untuk sesuatu yang di luar kendali mereka.

42.Mereka nyaman bekerja di tempat yang ada.

43.Mereka memasang standar yang tinggi bagi diri sendiri.

44.Mereka tidak mempertanyakan mengapa mereka gagal namun memetik pelajaran dari itu semua.

45.Mereka tahu bagaimana harus rileks, menikmati apa yang ada, dan mampu bersenang-senang dalam kecerobohan sekalipun.

46.Karir mereka bukanlah siapa mereka, itu hanyalah pekerjaan.

47.Mereka lebih tertarik pada apa yang efektif ketimbang pada apa yang mudah.

48.Mereka menyelesaikan apa yang telah mereka mulai.

49.Mereka menyadari bahwa mereka bukan hanya makhluk hidup belaka, namun juga makhluk rohani.

50.Mereka melakukan pada yang mereka katakan.

Jadi, apakah ada beberapa kebiasaan yang sudah menjadi bagian dari hidup Anda saat ini?! Jika ada, kembangkan itu, dan tambahkan peluang sukses Anda dengan melakukan yang lain.

Ingat, sukses bukanlah milik orang yang tidak pernah gagal, melainkan milik orang yang tidak pernah menyerah.

Sunday, May 23

kekuatan cinta ibu

Kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah” Sebuah kalimat Pepatah yang kebak pesan dan makna. Massif dipakai sebagai wujud representasi, bahwa kasih cinta seorang ibu terhadap buah hatinya, tidak akan pernah lekang oleh batas ruang dan waktu. Sebagai seorang wanita, hidup serasa tak pernah sempurna jika belum memiliki buah hati. Menikmati indahnya hidup bersama sang buah hati, merupakan pencapaian puncak kebahagiaan serta kebanggaan tertinggi bagi seorang wanita.

Selain karunia paling istimewa dari Tuhan, buah hati menjadi justifikasi peneguh eksistensi seorang ibu. Sifat halus dan lembut serta kasih sayang seorang wanita, bisa diejawantahkan setelah ia menjadi seorang ibu sejati. Berseberangan dengan seorang ibu. Lanjutan Pepatah “Kasih anak sepanjang galah,” menjadi fenomena noda hitam hiruk-pikuk dunia sekarang ini. Banyak anak ketika telah menemukan jati dirinya, atau tersandung masalah dengan keluarga, kasih sayang mereka terhadap orang tua hanyalah sebatas panjangnya galak, pendek dan mudah hilang.

Dalam novel “Kekuatan Cinta Seorang Ibu” karya Debra Gwaterney ini, Penulis menyuguhkan kisah nyata perjuangan tangguh seorang ibu untuk mendapatkan buah hatinya kembali. Kisah ini berawal ketika sang ibu, Gwaterney (penulis), memutuskan tali pernikahan dengan suaminya, Tom. Dua anaknya yang bernama Amanda dan Stephani, merasa kecewa atas realita ini. Rasa tidak tahan tetap berada di rumah yang karut marut, memaksa mereka memutuskan menghindar dari orang tua.

Amanda yang berwatak keras kepala, kerap menjadikan sang ibu sebagai objek pelampiasan amarah akibat dari brokenhome itu. Amanda menuduh ibunya sebagai biang keladi penyebab hilangnya keharmonisan rumah tangga. Semanjak itu Amanda dan Stephani tidak pernah mau lagi melihat muka ibunya, karena kecewa terhadap perceraian mereka berdua.

Sikap psikologis Amanda berubah 180 derajat setelah peristiwa itu, ia sering melukai diri sendiri sebagai pelampiasan rasa kesal dan kekecewaanya. Namun hal itu tidak juga menjadi jalan keluar, hanya semakin menambah kesedihan yang menyakitkan. Ia dan adiknya, Stephani, memutuskan kabur dari rumah yang seakan menjelma neraka itu. Mereka meletakan penyesalan hidup di jalanan bebas, sambil berharap memperoleh ketenangan bersama gelandangan kota San Fransisco.

Kehidupan jalanan yang bebas, keras dan penuh citra keburukan, menjadi setting tempat khas dimana novel ini diciptakan. Perbuatan jahat, mencuri, pakaian kumuh, kotor, berkerumul di bangunan-bangunan kosong bersama para gelandangan, mengemis di jalan-jalan untuk sekedar mendapatkan pengganjal perut, menjadi gambaran kisah yang mengajak pembaca untuk larut tenggelam seperti dalam sebuah kenyataan.

Kebebasan hidup di jalanan, membuat Amanda dan Stephani telah menjadi bagian dari semacam suku yang terdiri dari anak-anak berpakaian kumuh, serba hitam, bertindik dan bertato. Mereka sebenarnya tidak menduga kehidupannya akan berubah segila ini. Lebih tragis akibat bergaul dengan anak-anak jalanan, mereka hampir lalai tak mengenali siapa ibu yang melahirkannya. Gwarteney dengan sabar dan usaha mati-matian mencoba menyelamatkan buah hatinya dari malapetaka yang menimpa mereka.

Di sinilah kisah konflik intrik mulai terbangun, dengan lihai oleh penulis disajikan secara epik yang membuat kisah ini menjadi berbeda dari lainnya. Ketika sang ibu sudah menemukan jejak buah hati di jalanan kota San Fransisco, Gwaterney memohon mereka untuk kembali pulang hidup bersama. Amanda dan Stephani menolak dan kabur menghindar berpindah kota lain, Destrik, Tenderloin. Perjuangan Gwarteney untuk mendapatkan kembali kepercayaan hati anak-anaknya adalah ujian paling berat. Untuk mengembalikan loyalitas kedua anaknya tersebut, ia berjuang keras. Perjuangan tanpa lelah inilah yang banyak mengisi halaman demi halaman buku setebal kurang lebih 350 halaman ini.

Kisah yang menarik untuk terus disimak dari buku ini, bagaimana proses perjuagan Gwarteney dalam merebut kembali hati anak-anaknya yang menjadi korban akibat brokenhome. Hal yang tak pernah terduga, pembaca akan kaget ketika realitas kehidupan dalam novel, benar-benar merupakan realitas yang terjadi. Sebuah kisah yang hidup sendiri dalam dunia novel. Begitu gamblang dieksplor dan mampu membekas dalam alam pikir pembaca.

Selain keunggulan pengisahan yang runtut, menyentuh dan mampu membawa emosional pembaca, terdapat sesuatu yang mengganjal dalam novel ini. Penulis terlalu banyak menuliskan kata-kata (pemborosan kata) sehingga inti yang menjadi pesan dalam kisahnya menjadi hal yang sulit ditangkap. Pembaca terkesan mudah menutup kembali buku ketika membaca, karena alur dari kisah yang tidak mudah dipahami, atau terkesan ingin cepat berpindah halaman sebelum selesai keseluruhan per bagian.

Awal yang cocok untuk membaca novel ini, tepat dengan keadan santai dan rileks. Sebab untuk lebih memahami kisahnya membutuhkan suasana yang bening dan pikiran jernih. Tanpa itu, pembaca akan mengalami kesulitan menangkap pesan kekuatan cinta, kasih sayang yang dimanifestasikan oleh seorang ibu kepada anak-anaknya.

Novel ini tepat dibaca oleh kaum hawa sebagai ibu. Gwaterney talah membuktikan kata Pepatah dengan mewujudkan “kasih ibu sepanjang jalan” untuk mengembalikan harmonitas rumah tangganya, setelah sekian lama terjebak dalam kehancuran. Di dalamnya pembaca akan menemukan mutiara kisah cinta sang ibu terhadap anak-anaknya yang tak terbatas. Di sisi lain, dengan belajar dari kisah novel Gwaterney ini, emosionalitas pembaca akan diuji kembali, sudahkah pembaca menjadi seorang yang menaruh cinta pada anak-anaknya.

Thursday, April 15

Bicaralah dengan Bahasa Hati

Bicara Dengan Bahasa Hati

Tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh cinta. Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh kasih sayang. Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan. Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan. Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran. Semua itu haruslah berasal dari hati anda.
Bicaralah dengan bahasa hati, maka akan sampai ke hati pula. Kesuksesan bukan semata-mata betapa keras otot dan betapatajam otak anda, namun juga betapa lembut hati anda dalam
menjalani segala sesuatunya.Anda tak kan dapat menghentikan tangis seorang bayi hanya dengan merengkuhnya dalam lengan yang kuat. Atau, membujuknya dengan berbagai gula-gula dan ata-kata manis. Anda harus mendekapnya hingga ia merasakan detak jantung yang tenang
jauh di dalam dada anda.
Mulailah dengan melembutkan hati sebelum dan sesudah memberikan keberhasilan.
ingat..
bahasa hati itu lebih dalam dari lautan...
dapat menyihir seseorang...
mampukah..

semoga anda mampu.. bismillah...



Thursday, February 18

PRIVAT Al-Kahfi

Memiliki anak yang pandai mengaji serta memiliki pengetahuan islam secara dasar adalah impian semua orang tua. Namun karena kesibukan dan lain sebagainya, sehingga menjadikan anak baik dan rajin beribadah menjadi sangat sulit.

Privat Al-Kahfi semoga menjadi solusi anda.
mengajarkan anak dengan Hati.
Dengan materi-materi sebagai berikut:
Mengaji dari Iqra’ sampai Al Qur’an
Sholat dan prakteknya (wajib dan sunnah)
Do’a sehari-hari
Hafalan surat-surat pendek
Pengetahuan Islam Dasar (Tarikh, Fiqih, Akidah dll)

Privat Al-Kahfi memiliki guru-guru yang berpengalaman. Sebagian berasal dari pondok pesantren.
Jika berminat, segera hubungi ke ( 087898954449 : ka' bahtiar )

Anak adalah titipan Allah yang harus diberikan kasih sayang, pendidikan, perhatian, dan bekal agar menjadi manusia yang cerdas dan sholeh.



NB: disediakan juga guru untuk bapak-bapak yang ingin belajar mengaji.



Wednesday, November 11

mengalami rasa benci itu artinya hatinya hidup

Benci atau kebencian adalah merupakan sebuah emosi yang sangat kuat dan melambangkan ketidaksukaan, enmiti, atau antipati untuk seseorang, sebuah hal, barang, atau fenomena. Hal ini juga merupakan sebuah keinginan untuk, menghindari, menghancurkan atau menghilangkannya.

Kadangkala kebencian dideskripsikan sebagai lawan daripada cinta atau persahabatan; tetapi banyak orang yang menganggap bahwa lawan daripada cinta adalah ketidakpedulian. oleh sebab itu muncullah kata benci sebagai alternatif lawan dari cinta.

rasa benci yang kita alami, sekali lagi itu adalah reaksi hati. hati yang merespon ketidak sukaan terhadap sesuatu,.. hati yang merasakan hal itu harus tetap kita pelihara, karena pada dasarnya hatinya sedang hidup atau istilah lainnya adalah conect.

hati hidup didasari atas emosi batin dan raga kita. hati meiliki daya rangsang luar biasa terhadap sesuatu yang dianggapnya menarik atau tidak menarik sama sekali. dan apa bila kita mengalami hal yang respon hati selalu benci, ada beberapa tips untuk mengubahnya secara cepat :
- buatlah kebencian hatimu sebagai manfaat. (manfaat untuk menegur diri... kita ternyata masih sadar dan peduli dengan hati kita) dan ubahlah kata benci itu menjadi kata Manfaat.
- yang kita benci itu belum tentu membenci kita,.. lakukan komunikasi intensif buat sebuah kesepakatan persahabatan.
- hadapi rasa benci dengan berwudhu.. itu solusi paling manjur, pabila dalam berwudu tetapi dalam hati masih timbul rasa benci, maka sholat 2 rekaat,.. dan minta Ampun pada Allah... serta memohon agar benci dalam hatiku ini menjadi cinta... agar hidup lebih hidup.



Friday, May 29

sajak bahtiar

belajar
dia memberiku 1 pena
tapi tak memberiku 1 buku
dia memberiku 1 tema
tapi tak membriku 1 penjelasan

dia adalah aku
tapi aku bukan dia
pabila dia adalah aku
lalu aku siapa?





Friday, March 20

Keangkuhan bersumber dari ketidaktahuan

Para pakar ilmuwan seperti Newton, Einstein dan yang lainnya setelah mencapai puncak ilmu pengetahuan, mereka masih tetap berpikir dengan penuh rasa hormat dan segan terhadap Sang Pencipta dan alam semesta, mereka semuanya bukan hanya memiliki sikap agung, bermurah hati dan lapang dada dalam menerima kritikan dari orang lain, sikap mereka terhadap orang lain juga semakin rendah hati.
Sebenarnya orang berpengetahuan tinggi di dunia ini, mereka semua mengerti prinsip untuk bersikap rendah hati terhadap orang lain. Hanya mereka yang buta pengetahuan barulah bisa bersikap congkak, sombong; dengan memandang rendah keberadaan dewata yang juga merupakan semacam manifestasi dari kecongkakan dan ketidaktahuan.

Dalam realita kehidupan, tidak sedikit contoh seperti ini. Menurut cerita, pada abad-19, ada seorang pelukis ternama dari Perancis bernama Elie Delaunay (1828-1891), suatu saat dia pergi berlibur ke Swiss, setiap hari memikul rak gambarnya pergi ke semua tempat untuk melukis dan membuat sketsa dari alam.

Suatu hari ketika dia sedang melukis dengan serius di pinggir danau Jenewa, di sebelahnya datang mendekat tiga orang turis dari Inggris, setelah melihat pada

lukisannya, mereka lalu menuding-nuding pada lukisan itu dan mengritik sana sini.

Yang satu mengatakan bahwa di sebelah sini kurang bagus, yang lain bilang di bagian yang sana kurang bagus, semua kritikan yang dilontarkan ditampung oleh Delaunay dan satu per satu lukisan itu lalu diperbaiki sesuai kritikan yang diterimanya, dan pada akhirnya masih mengucapkan "Terima kasih" kepada mereka bertiga.

Keesokannya, Delaunay sedang ada urusan pergi ke tempat lain, di stasiun kereta api, dia berjumpa lagi dengan ketiga orang yang kemarin bertemu di pinggir danau itu, mereka sedang kasak-kusuk mendiskusikan sesuatu.

Sejenak kemudian, ketiga orang turis dari Inggris itu juga melihat dia, mereka lalu datang menghampiri Delaunay dan bertanya, "Tuan, kami mendengar kabar bahwa pelukis besar Delaunay sedang berlibur di sini, maka kami bermaksud mengunjunginya. Tolong tanya apakah Anda tahu dia sekarang berada dimana?".

Delaunay berdiri agak membongkok menghadap ke mereka dan menjawab, "Sungguh tidak patut saya menerima segala ini, saya adalah Delaunay." Setelah mendengar ucapan ini, ketiganya menjadi sangat terkejut, teringat ketidak-sopanan mereka kemarin, wajah mereka menjadi merah dan satu persatu pergi meninggalkan tempat itu.

Berbalikan dengan contoh di atas, di Jepang saya juga pernah menjumpai seorang anak muda yang berparas menawan, tetapi berwatak pongah dan congkak.

Walaupun dia lulus dari universitas ternama dan bekerja di sebuah perusahaan yang ternama pula, tetapi beberapa kali, saat diperkenalkan untuk dijodohkan selalu ditolak oleh pihak perempuan. Ibunya sangat cemas, karena ingin mengetahui duduk permasalahannya ada dimana, ia lalu mempercayakan saya untuk berdiskusi dengan anak laki-laki-nya itu.

Setelah melalui suatu perbincangan dengannya, saya segera mengetahui dan memahami sebab dari penolakan para perempuan yang diperkenalkan kepada dia. Yaitu dia selalu menganggap dirinya sendiri paling hebat, perkataan yang dilontarkan penuh dengan kecongkakan dan rasa ingin mengunggulkan diri. Dia tidak mengetahui bahwa kesombongan itu menandakan ketidaktahuan, dengan bualan dan omongan kosong hanya ingin untuk mengambil hati perempuan, akhirnya malahan mendatangkan antipati dari para perempuan itu.

Walaupun Anda seorang yang memiliki bakat yang menonjol, jikalau Anda merasa sombong karena memiliki kemampuan, dan tiada henti-hentinya menyombongkan diri, maka kemampuan yang Anda miliki itu hanya bisa membawa kesedihan bagi Anda sendiri.

Seseorang yang hanya ingin membual untuk menarik kepercayaan dari orang lain, tidak peduli dia memiliki kemampuan yang sesungguhnya atau tidak, juga tidak peduli dia memiliki kedudukan yang seberapa tinggi, pada akhirnya juga akan mengungkapkan kekurangan dirinya sendiri karena over actingnya itu.

Sebaliknya, orang yang sangat berbakat tetapi terlihat bodoh acapkali membawakan kekaguman kepada orang lain, orang yang sopan dan rendah hati selalu akan membuat orang lain memuji dan menaruh hormat, dan orang yang congkak dan pongah, oleh karena ketidak-tahuannya mudah menjadi bahan tertawaan orang di seluruh dunia.



Iklan

INFO TAGIHAN TELPHON

INFO TAGIHAN TELPHON
Anda ingin mencari tau berapa tagihan telphon anda, bisa klick gambar diatas..